Saturday, November 8, 2008

Not to blame anyone....

Acik dapat ni dari mailbox yahoo acik...

If everyone can look at life with this kind of perspective, there would Be much fewer problems in the world. "A journey of a thousand miles Begins with a single step." Take off all your envies, jealousies, Unforgiveness, selfishness, and fears. And you will find things are 

Actually not as difficult as you think. Boy was born to a couple after eleven years of marriage.They were a Loving couple and the boy was the gem of their eyes.When the boy was Around two years old, one morning the husband saw a medicine bottle Open.

He was late for office so he asked his wife to cap the bottle and keep It in the cupboard. His wife, preoccupied in the kitchen totally forgot the matter. The boy saw the bottle and playfully went to the bottle fascinated by Its colour and drank it all. It happened to be a poisonous medicine 

Meant for adults in small dosages. When the child collapsed the mother Hurried him to the hospital, where he died. The mother was stunned. She Was terrified how to face her husband. When the distraught father came to the hospital and saw the dead child ,

He looked at his wife and uttered just five words. The husband's totally unexpected reaction is a proactive Behaviour. There is no point In finding fault with the mother. Besides, if only he had taken time to Keep the bottle away, this would not have happened. No one is to be blamed.

She had also lost her only child. What she Needed at that moment was consolation and sympathy from the husband. That is what he gave her.  

MORAL OF THE STORY Sometimes we spend time in asking who is responsible or whom to blame, Whether in a relationship, in a job or with the people we know. By this Way we miss out some warmth.

Well..moral of the story dah dituliskan, aper lagi nk di ulas. Dalam hidup kita, kita selalu menyalahkan pihak lain apabila berlaku sesuatu krisis. Apabila ini berlaku, krisis akan merebak dan menyebabkan perkara kecil menjadi isu besar.

Rumahtangga boleh jadi haru biru, persahabatan boleh terputus, persaudaraan pun beceramok, pekerjaan pun terganggu, hatta negara pun boleh jadik kaco bilau bila berlaku satu krisis yg pemimpinnya asik tuding menuding jari menyalahkan satu sama lain. Jadi, alangkah indahnya hidup ini kalau kita boleh bersikap tidak menyalahkan orang lain, sebaliknya bersatu berpakat memikirkan dan mencari jalan penyelesaian yang rasional. Sikap memaafkan dan mencari salah sendiri adalah yang sepatutnya.

Sebab itu dalam Islam kita dianjurkan bermuhasabah diri, mencari salah sendiri, bukan mencari salah orang lain. (acik??...salu gak carik salah orang lain dan tk mau ngaku salah sendiri....) Kerana hanya itu cara untuk menenangkan keadaan.

Kalau kita asik menyalahkan orang lain, masalah tk akan selesai. Redha dengan ketentuan Ilahi, adalah yang sebaiknya. Kenkadang, pengorbanan itu perlu, err..bukan kekadang, tapi selalu... kalu itulah sahaja cara untuk memulihkan keadaan.

Memang payah, dalam keadaan kita teraniaya, kita kener mengalah, kita yang kena mengaku salah (walaupun kita tk salah..) ..tapi seandainya kita itu adalah semua kita...maka, tidak ada yang akan mengaku tidak bersalah....semua bersalah... alangkah indahnya situasi di mana semua orang mengaku bersalah....lalu kedamaian jugalah akan menjadi milik kita.

Dah semua orang bersalah...semua orang mintak maaf.. Masa2 camni lah, kita tidak akan rasa teraniaya...bahkan kita brebut2 pulak nak ngaku kita salah... eniwei... kalu kita sowang je...sik sik kiter jer nak ngaku salah...walaupun kita tk besalah.... payahlaaa... sesama la ngaku salahh..dan insap bebetul tkkan ngulang salah tu...baru bekesan perakuan salah tuh.. dan akan cantik dan indah lah hidup ini....

Sekian, acik yang selalu besalah.

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komen anda.

APAKAH YANG DICARI DALAM HIDUP YANG SINGKAT INI? HARTA? PANGKAT? KASIH SAYANG MANUSIA?

Blogging Community, Blogosphere, Free Blog Submissions, Blog Directory, Article Submissions, Blog Traffic

Setiap yang bermula, akan berakhir...
Setiap yang baru akan menjadi lama...
Setiap yang bertemu akan berpisah...
Kalau sudah begitu, apa gunanya kita mulakan...
kalau sudah begitu, apa gunanya kita memiliki yang baru..
kalau sudah begitu, apa perlunya kita bertemu...
Jika yang bermula, akan ada akhirnya...
Jika yang baru, akan menjadi lama sudahnya..
Jika yang bertemu, akan terpisah juga penghujungnya
yang entah di mana dan bila..
Detik permulaan, ketentuan Tuhan...
Detik pengakhiran, Takdirnya Tuhan..
Yang baru, Tuhan yang jadikan
Kelakkan usang, fitrahnya begitu..
Pertemuan, adalah keizinan Allah
Perpisahan jua... adalah ketetapan Allah
Siapalah kita.. hanya hamba...
yang tidak berdaya...
cuma merancang,
tapi selalu pincang,
cuma berakal,
kekadang hilang akal,
cuma berusaha
tanpaNya kita tk berdaya.
-KC-