Showing posts with label lupa. Show all posts
Showing posts with label lupa. Show all posts

Sunday, September 13, 2009

kenapa lupa

Gugel bagik gamba ni utk carian 'lupa'- Lupa capitolina - errr.. tk dek kaitan langsung kannnzz. Tapi acik suka citer dongeng tentang gambar nih..saper tawu..?? kalau tk silap, adalah mitos gimana Rom mendapat namanya...kannnnz???
Ringkas sahaja entry acik kali ni..mmandangkan acik menumpang lappy owang...huhu... Kita salu katakan kita jadik pelupa sebab salu minum air bangkai semut.... Senornya..selain dari semut...ada beberapa perlakuan kita yang menyebabkan kita mewarisi penyakit lupa itu...

Sebahagian darinya adalah (yg acik sndiri tk paham, acik tk kuarkan kat sini...kuang3x ) ;

# Banyak tidur

# Tidur bertelanjang...err...ader ekkk???

# Makan ketika bejunubb... uweeeekkkk..!! (tijah....ko toksah buek ceni..buwuk pangai...)

# Membakar kulit bawang.

# Mengeringkan anggota yang basah dengan tepi kain.

# Menyapu rumah pada malam hari.... dan melonggokkan sampah tu tanpa di kautbuang...2 perkara ni blh menyebabkan anda jadik sorang peluper.

# Berjalan di hadapan guru....*klu cikgu tu izinkan? camno?

# Memanggil kedua ibubapa dengan nama mereka.

# Merengankan solat.

# Menjahit kain pada badan.

# Meninggalkan sarang labah2 pada rumah... acik tk pasti..menanggal atau meninggal...?? saper tawu? udah lupa nih.... tu lah dio..

# Nak cecepat keluar dari masjid...punnn...leh jadik bepenyakit pelupa...

# Pepagi dah pegi pokan.... pehtu balik lak...lambatt... (inipun leh jadik pluper....adeiihh...take note..)

# Tak basuh bekas yg digunakan utk makan....haaa...ingat tuh..

# Memberikan roti yang pepecah...err...yg tk baper elok la gamaknya, pada yang minta-minta.. so, nak sedekah..bagi yg elok kualitinya..jgn bagi yg dah rosak...kang jadik pelupa kan..saper yg susah???

# Padam api pelita dengan mulut..(tiup) ...errr...skrg org tk guna pelita dahh..ni doluu...ehhh..tiup lilin besday tu.... haaaaaaa...leh jadik pelupa nanti...

# Menulis dengan pen yang rosak...ink beku...

# Menyikat rambut dengan sikat yang patah.....alerrr...beli la sikat baru...kedekut betul la kann...!

# Meninggalkan berdoa untuk kedua ibu bapa

# Memakai serban ketika duduk

# Pakai seluar berdiri.... *errr...suar kecit punn..

# Kedekut ...bakhil....payah nak berbelanja

# Berlebih2 dalam berbelanja.....punnnnn mewarisi penyakit lupa.. yang tak baper nak paham tu cam membiarkan makanan yg jatuh.. membasuh kedua tangan dengan tanah...

Dari kitab Assirassalikin. Sekian. Misi tamat. (misi mengingatkan diri yang asik luper je....itu la..asik kata lupekanje ajer...) Tarawehhh...tarawehhhh...!! Jgn purak2 luper lakk!!

Saturday, November 8, 2008

Not to blame anyone....

Acik dapat ni dari mailbox yahoo acik...

If everyone can look at life with this kind of perspective, there would Be much fewer problems in the world. "A journey of a thousand miles Begins with a single step." Take off all your envies, jealousies, Unforgiveness, selfishness, and fears. And you will find things are 

Actually not as difficult as you think. Boy was born to a couple after eleven years of marriage.They were a Loving couple and the boy was the gem of their eyes.When the boy was Around two years old, one morning the husband saw a medicine bottle Open.

He was late for office so he asked his wife to cap the bottle and keep It in the cupboard. His wife, preoccupied in the kitchen totally forgot the matter. The boy saw the bottle and playfully went to the bottle fascinated by Its colour and drank it all. It happened to be a poisonous medicine 

Meant for adults in small dosages. When the child collapsed the mother Hurried him to the hospital, where he died. The mother was stunned. She Was terrified how to face her husband. When the distraught father came to the hospital and saw the dead child ,

He looked at his wife and uttered just five words. The husband's totally unexpected reaction is a proactive Behaviour. There is no point In finding fault with the mother. Besides, if only he had taken time to Keep the bottle away, this would not have happened. No one is to be blamed.

She had also lost her only child. What she Needed at that moment was consolation and sympathy from the husband. That is what he gave her.  

MORAL OF THE STORY Sometimes we spend time in asking who is responsible or whom to blame, Whether in a relationship, in a job or with the people we know. By this Way we miss out some warmth.

Well..moral of the story dah dituliskan, aper lagi nk di ulas. Dalam hidup kita, kita selalu menyalahkan pihak lain apabila berlaku sesuatu krisis. Apabila ini berlaku, krisis akan merebak dan menyebabkan perkara kecil menjadi isu besar.

Rumahtangga boleh jadi haru biru, persahabatan boleh terputus, persaudaraan pun beceramok, pekerjaan pun terganggu, hatta negara pun boleh jadik kaco bilau bila berlaku satu krisis yg pemimpinnya asik tuding menuding jari menyalahkan satu sama lain. Jadi, alangkah indahnya hidup ini kalau kita boleh bersikap tidak menyalahkan orang lain, sebaliknya bersatu berpakat memikirkan dan mencari jalan penyelesaian yang rasional. Sikap memaafkan dan mencari salah sendiri adalah yang sepatutnya.

Sebab itu dalam Islam kita dianjurkan bermuhasabah diri, mencari salah sendiri, bukan mencari salah orang lain. (acik??...salu gak carik salah orang lain dan tk mau ngaku salah sendiri....) Kerana hanya itu cara untuk menenangkan keadaan.

Kalau kita asik menyalahkan orang lain, masalah tk akan selesai. Redha dengan ketentuan Ilahi, adalah yang sebaiknya. Kenkadang, pengorbanan itu perlu, err..bukan kekadang, tapi selalu... kalu itulah sahaja cara untuk memulihkan keadaan.

Memang payah, dalam keadaan kita teraniaya, kita kener mengalah, kita yang kena mengaku salah (walaupun kita tk salah..) ..tapi seandainya kita itu adalah semua kita...maka, tidak ada yang akan mengaku tidak bersalah....semua bersalah... alangkah indahnya situasi di mana semua orang mengaku bersalah....lalu kedamaian jugalah akan menjadi milik kita.

Dah semua orang bersalah...semua orang mintak maaf.. Masa2 camni lah, kita tidak akan rasa teraniaya...bahkan kita brebut2 pulak nak ngaku kita salah... eniwei... kalu kita sowang je...sik sik kiter jer nak ngaku salah...walaupun kita tk besalah.... payahlaaa... sesama la ngaku salahh..dan insap bebetul tkkan ngulang salah tu...baru bekesan perakuan salah tuh.. dan akan cantik dan indah lah hidup ini....

Sekian, acik yang selalu besalah.

Thursday, October 30, 2008

Layan jiwang..

Terkadang aku lupa.. 


 terkadang aku terlupa
bahawa aku bukan sendiri di dunia ini


terkadang aku terlupa
bahawa aku akan sendiri di 'sana' nanti


terkadang aku terlupa
pada semua janji ku


terkadang aku terlupa
bahawa hidup ini tidak lama


terkadang aku terlupa
bahawa pahala yang ku kumpul tk sebanyak mana


terkadang aku terlupa
bahawa aku ini banyak berdosa


terkadang aku terlupa
untuk menjalankan perintahNya


terkadang aku terlupa
untuk bersyukur kepadaNya


terkadang aku terlupa 
untuk mengawal amarahku


terkadang aku terlupa
manusia sekelilingku hanya wasilah ku ke sana


terkadang aku terlupa
aku hanya insan yang hina


terkadang aku terlupa
pada kesilapan lama


terkadang aku terlupa
setiap yang berlaku ada hikmahnya


terkadang aku terlupa
kedut di kulitku semakin nyata


terkadang aku terlupa
kawanku siapa lawanku siapa


terkadang aku terlupa
cara mencari ketenangan abadi


terkadang aku terlupa
lalu aku terleka


terkadang aku terlupa
lalu aku banyak ketawa


terkadang aku terlupa 
lalu aku menangis meratap yang telah tiada


terkadang aku terlupa 
lalu aku mengharap pada yang tak suka


terkadang aku terlupa
siapa aku ini....
apa aku buat di sini...
kenapa aku bersikap begini..
di mana iman dan takwa ku pergi..
bagaimana aku menjalani hidup ini...
bila aku akan pegi mengadap Ilahi...
Memang aku selalu terlupa..
kerana aku ajar diriku untuk mengatakan..
LUPEKANJE......

Apakah aku benar2 terlupa???
bukan kerana aku bangsa yang selalu terlupa..
tetapi kerana aku makhluk Tuhan yang bernama manusia yang sering terlupa..

 lebih parah lagi...


terkadang aku terlupa 
untuk melupakan perkara yang patut aku lupakan...

  KC layannnnnn...

Bersahabat Kena Ingat Kita Bukan Sempurna

 Dunia sekarang, media sosial sangat memainkan peranan menentukan segalanya.  Mudah sungguh tersebar, mudah sungguh berhubung, mudah sungguh...