Saturday, June 7, 2008

Untuk Mereka Yang Diuji



Ayat ni bisa memberi kekuatan pada insan yang sedang gundah gulana. Ya...kok hati remuk redam.(eh..mcm orang Indon lak aku..)..kehilangan sesuatu yang disayangi...maka bacalah ayat ini dan fikirkanlah intipati dan apa yang dimaksudkan. Apakah tujuan ayat ini diturunkan kepada manusia.
Tidak terang ke... meh aku besarkan terjemahan ayat tu...

TIAP-TIAP DIRI AKAN MERASAI MATI DAN KAMI MENGUJI KAMU DENGAN KESUSAHAN DAN KESENANGAN SEBAGAI CUBAAN DAN KEPADA KAMILAH KAMU SEMUA AKAN DIKEMBALIKAN.

Maksud Ayat Al-Anbiya' ayat 35.

Maksudnya dalam dan jelas sekali. Aku bukan seorang alim ulama' yang tau sangat nk terjemah dan mentfsir ayat Al Quran. Tapi aku pasti dan yakin, ayat ini amat mudah difahami oleh pembacanya.

Untuk melihat terjemahan yang lainnya atau mahu mendengar bacaannya...klik kat SINI

1 comments:

my name is E said...

Firman Allah S.W.T :
Dan sesungguhnya Aku yang amat memberi ampun kepada orang-orang yang bertaubat serta beriman dan beramal salih, kemudian ia tetap teguh menurut petunjuk yang diberikan kepadanya

Surah Taha, ayat 82.

p/s : Mati itu adalah pasti. Ingat mati adalah sunat. Ingat mati, tentu ingat taubat. =P

My Name Is E,

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komen anda.

APAKAH YANG DICARI DALAM HIDUP YANG SINGKAT INI? HARTA? PANGKAT? KASIH SAYANG MANUSIA?

Blogging Community, Blogosphere, Free Blog Submissions, Blog Directory, Article Submissions, Blog Traffic

Setiap yang bermula, akan berakhir...
Setiap yang baru akan menjadi lama...
Setiap yang bertemu akan berpisah...
Kalau sudah begitu, apa gunanya kita mulakan...
kalau sudah begitu, apa gunanya kita memiliki yang baru..
kalau sudah begitu, apa perlunya kita bertemu...
Jika yang bermula, akan ada akhirnya...
Jika yang baru, akan menjadi lama sudahnya..
Jika yang bertemu, akan terpisah juga penghujungnya
yang entah di mana dan bila..
Detik permulaan, ketentuan Tuhan...
Detik pengakhiran, Takdirnya Tuhan..
Yang baru, Tuhan yang jadikan
Kelakkan usang, fitrahnya begitu..
Pertemuan, adalah keizinan Allah
Perpisahan jua... adalah ketetapan Allah
Siapalah kita.. hanya hamba...
yang tidak berdaya...
cuma merancang,
tapi selalu pincang,
cuma berakal,
kekadang hilang akal,
cuma berusaha
tanpaNya kita tk berdaya.
-KC-