Wednesday, August 6, 2008

andainya

ANDAI AKU

--------------------------------------
Andainya aku seekor burung
Aku kan terbang ke sana ke mari
Membawa hatiku yang sepi
Rinduku yang tidak bertepi
Menjadi peneman ku waktu sendiri

Andainya aku seekor ikan
Aku akan berenang ke sana ke mari
Menghilangkan kedukaan diri
Lautan mana yg tak ku lalui
Selat mana yg tak kuselami

Kalau pun aku seekor burung
yang dapat terbang di udara
Kalaupun aku seekor ikan yang berenang
membelahi lautan
Namun aku tetap seekor burung gagak yang sendirian
Aku tetap seekor ikan bilis kerdil
yang sering dikecewa dan jadi permainan

Nukilan aku seploh thn dolu2..tk ada kaitan dgn yg idup atau yang dah mati. Sekadar ilham rasa seorang insan seni...cewah..!!

2 comments:

Abahnajwa said...

Sedih bunyi puisi ni..
Masih sepi lagi?
Meh ke Liverpool..Kita ubat sepi..
Kita gi SHOPPINGGGG..Summer sale tgh happening..mesti tak sunyi dahh..hehehe

lupakanje said...

heheh...mana ader sepi...ni nk gi poyer2 nih...
tk dapek nolong...nk shopping kt liverpool???? wowwww..bestnyer... nnti acik kumpul bijik gotah dulu yoo...hahah..

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komen anda.

APAKAH YANG DICARI DALAM HIDUP YANG SINGKAT INI? HARTA? PANGKAT? KASIH SAYANG MANUSIA?

Blogging Community, Blogosphere, Free Blog Submissions, Blog Directory, Article Submissions, Blog Traffic

Setiap yang bermula, akan berakhir...
Setiap yang baru akan menjadi lama...
Setiap yang bertemu akan berpisah...
Kalau sudah begitu, apa gunanya kita mulakan...
kalau sudah begitu, apa gunanya kita memiliki yang baru..
kalau sudah begitu, apa perlunya kita bertemu...
Jika yang bermula, akan ada akhirnya...
Jika yang baru, akan menjadi lama sudahnya..
Jika yang bertemu, akan terpisah juga penghujungnya
yang entah di mana dan bila..
Detik permulaan, ketentuan Tuhan...
Detik pengakhiran, Takdirnya Tuhan..
Yang baru, Tuhan yang jadikan
Kelakkan usang, fitrahnya begitu..
Pertemuan, adalah keizinan Allah
Perpisahan jua... adalah ketetapan Allah
Siapalah kita.. hanya hamba...
yang tidak berdaya...
cuma merancang,
tapi selalu pincang,
cuma berakal,
kekadang hilang akal,
cuma berusaha
tanpaNya kita tk berdaya.
-KC-